SUMENEP – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui kegiatan capacity building bertema “Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi” yang digelar oleh MGMP Internal Yayasan Annuqayah.
Kegiatan ini melibatkan para guru madrasah di bawah naungan Pondok Pesantren Annuqayah sebagai peserta utama. Fokusnya adalah penguatan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan perkembangan teknologi pendidikan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, dalam arahannya menegaskan pentingnya transformasi pola pikir dan metode pembelajaran di era disrupsi saat ini. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar.
“Transformasi pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Guru harus adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, peningkatan kompetensi guru menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Para guru madrasah di lingkungan Annuqayah mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, sekaligus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. (*)










