Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Nasional

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

badge-check


					SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global Perbesar

 

SUMENEP – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing global sekaligus sejahtera. Arah pembangunan tersebut menempatkan peningkatan kualitas manusia sebagai fondasi utama untuk mendorong kemajuan daerah di tengah persaingan yang semakin kompetitif.  

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan SDM yang unggul bukan hanya diukur dari kemampuan bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, pembangunan manusia harus dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga perlindungan sosial.  

“SDM yang berdaya saing global adalah SDM yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Namun, daya saing itu harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, terdapat lima fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam membangun SDM berkualitas. Pertama, meningkatkan akses dan mutu pendidikan agar masyarakat memiliki pengetahuan serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Kedua, meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan sehingga masyarakat memiliki kondisi fisik dan mental yang prima sebagai modal produktivitas. Ketiga, meningkatkan daya beli masyarakat melalui penguatan ekonomi daerah dan penciptaan kesempatan kerja.

Selanjutnya, pemerintah juga terus memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif agar mampu memberikan perlindungan kepada kelompok rentan ketika menghadapi berbagai risiko sosial maupun ekonomi.

Selain itu, peningkatan daya saing generasi muda menjadi perhatian penting. Menurut Arif, pemuda harus dipersiapkan menjadi motor penggerak pembangunan melalui penguatan kompetensi, inovasi, kewirausahaan, dan penguasaan teknologi.

“Pemuda harus menjadi pelaku utama pembangunan. Mereka harus memiliki kemampuan berinovasi, menguasai teknologi, serta mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal,” tegasnya. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun

25 August 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik

24 August 2026 - 20:53 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666

23 August 2026 - 19:49 WIB

SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik

22 August 2026 - 20:36 WIB

Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

22 August 2026 - 20:02 WIB

Trending on Pemerintahan