Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Nasional

Bappeda Gandeng BRIN Siapkan Transisi Energi Terbarukan di Sumenep

badge-check


SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai menyiapkan langkah menuju transisi energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta kalangan akademisi.

Pembahasan awal dilakukan dalam pertemuan yang digelar di Sumenep pada Kamis (22/1). Agenda tersebut membahas arah kebijakan energi daerah yang akan diintegrasikan dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang maupun jangka menengah.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, sektor energi menjadi salah satu isu strategis bagi daerah. Selain berkaitan dengan ketahanan ekonomi, sektor ini juga berhubungan langsung dengan upaya menjaga keberlanjutan pembangunan.

Karena itu, pemerintah daerah mulai menyiapkan strategi transisi menuju pemanfaatan energi terbarukan secara lebih terencana.

Menurut Arif, keterlibatan lembaga riset nasional sangat penting untuk memperkuat dasar kebijakan yang akan dirumuskan. Dukungan tersebut meliputi penyediaan data, kajian ilmiah, hingga pengembangan teknologi yang sesuai dengan potensi lokal daerah.

“Kebijakan energi baru terbarukan nantinya akan menjadi bagian dari dokumen perencanaan daerah, baik dalam RPJPD, RPJMD maupun RKPD,” ujarnya.

Dia menilai, Kabupaten Sumenep memiliki peluang cukup besar dalam pengembangan berbagai sumber energi alternatif. Beberapa potensi yang dapat dikembangkan antara lain energi surya, biomassa, biogas, hingga pemanfaatan energi berbasis kearifan lokal masyarakat.

Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pendekatan riset dan inovasi agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama dengan BRIN dan kalangan akademisi, pemerintah daerah berharap kebijakan energi yang dirumuskan dapat selaras dengan program nasional sekaligus sesuai dengan karakteristik wilayah Sumenep.

“Sinergi ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju kemandirian energi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666

23 August 2026 - 19:49 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Quick Wins untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

20 August 2026 - 19:12 WIB

Bappeda Sumenep Bawa Semangat Kemerdekaan dalam Perencanaan Pembangunan

18 August 2026 - 18:46 WIB

Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

30 June 2026 - 04:03 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Trending on Jatim