Menu ✖

Dark Mode
Arif Firmanto Raih Penghargaan Tokoh Perencanaan Pembangunan Inovatif KMY Minta Kasus Pengurus Paguyuban Toko Kelontong Dihentikan Bawa Nama Sumenep ke PORSADIN Jatim, Kafilah Diminta Jaga Sportivitas MEC Sumenep 2026 Angkat Kemegahan Keraton Sumenep Wabup Sumenep Tekankan Jabatan sebagai Amanah Ainul Yakin Naik Jabatan, Resmi Jadi Camat Masalembu

Nasional

Bappeda Sumenep Siapkan Quick Wins untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

badge-check


					Bappeda Sumenep Siapkan Quick Wins untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

 

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai menyiapkan langkah percepatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep meluncurkan skema quick wins atau program yang ditargetkan memberikan hasil dalam waktu relatif cepat.

Program tersebut menjadi bagian dari penyusunan roadmap ekonomi Sumenep. Skema ini dirancang agar pembangunan tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi mampu diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Melalui quick wins, pemerintah daerah ingin menghadirkan pengungkit ekonomi jangka pendek. Sementara fondasi pembangunan ekonomi jangka menengah dan panjang tetap disiapkan secara berkelanjutan.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, percepatan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan target pembangunan yang hasilnya baru terlihat beberapa tahun ke depan. Pemerintah daerah juga harus memiliki program yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi dalam waktu lebih singkat.

”Pembangunan harus memberikan dampak yang bisa dirasakan masyarakat. Karena itu, selain menyusun program jangka menengah dan panjang, perlu ada langkah cepat yang menjadi pengungkit ekonomi,” ujarnya.

Menurut Arif, dampak pembangunan harus diukur dari sejumlah indikator yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Mulai meningkatnya aktivitas usaha, terbukanya lapangan pekerjaan, bertambahnya investasi, hingga peningkatan pendapatan masyarakat.

Karena itu, penyusunan roadmap ekonomi Sumenep diarahkan agar memiliki target yang lebih terukur. Program yang dipilih tidak sekadar tercantum dalam dokumen perencanaan, tetapi memiliki indikator keberhasilan dan manfaat yang jelas.

Bappeda juga mendorong agar program quick wins dapat menjadi pemantik bagi sektor-sektor ekonomi potensial di Sumenep. Dengan demikian, kebijakan jangka pendek tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Arif menegaskan, pembangunan ekonomi membutuhkan kesinambungan. Program cepat diperlukan untuk memberikan dorongan awal, sedangkan kebijakan jangka menengah dan panjang menjadi fondasi agar pertumbuhan ekonomi dapat bertahan dan berkembang.

”Yang ingin kita bangun bukan hanya pertumbuhan sesaat, tetapi ekosistem ekonomi yang mampu tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya. (sil/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KMY Minta Kasus Pengurus Paguyuban Toko Kelontong Dihentikan

12 October 2026 - 08:58 WIB

Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah

16 September 2026 - 00:28 WIB

Bappeda Sumenep Fokus Perkuat Konektivitas dan Potensi Kepulauan

12 September 2026 - 01:54 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666

23 August 2026 - 19:49 WIB

Bappeda Sumenep Bawa Semangat Kemerdekaan dalam Perencanaan Pembangunan

18 August 2026 - 18:46 WIB

Trending on Nasional