Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Nasional

Bupati Fauzi Serukan Aparatur Melek Teknologi

badge-check


					Bupati Fauzi Serukan Aparatur Melek Teknologi Perbesar

SUMENEP – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep diminta untuk benar-benar menguasai teknologi sebagai jawaban atas tuntutan pelayanan publik di era digital.

Sebab, menurut Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, percepatan transformasi digital itu merupakan keniscayaan. Tidak bisa lagi ditunda, dan harus menyesuaikan sebagai perkembangan zaman.

Dia menyatakan, ASN, PPPK, hingga PPPK paruh waktu harus tampil sebagai motor penggerak perubahan, terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu sebagai aparatur pemerintah harus menguasai teknologi,” kata bupati Fauzi disela-sela prosesi penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (1/12).

Bupati Fauzi menyampaikan, perkembangan teknologi informasi telah menjadi elemen kunci dalam mendorong tata kelola pemerintahan modern yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, adaptasi digital merupakan kemampuan mutlak yang harus dikuasai setiap aparatur.

“ASN hendaknya adaptif dan memiliki kompetensi digital yang memadai guna memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.

Fauzi juga menekankan bahwa penguasaan teknologi bagi aparatur bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Teknologi diyakini mampu membuat pekerjaan lebih efektif, mempersingkat alur pelayanan, sekaligus meningkatkan akurasi informasi yang disampaikan kepada publik.

“Kami minta tidak ada pegawai yang gagap teknologi. Kalau pelayanan ingin maju, tentu saja SDM aparaturnya harus maju,” imbuhnya.

Dia juga mengingatkan seluruh aparatur untuk memupuk integritas, profesionalisme, dan tekad untuk terus belajar. Sebab, tantangan pembangunan daerah menuntut pegawai yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi hadir dengan ide, kreativitas, serta kemampuan mengikuti perkembangan zaman.

“Pemerintah membutuhkan pegawai yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi bekerja dengan ide, kreativitas, dan kemampuan mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun

25 August 2026 - 19:08 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666

23 August 2026 - 19:49 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Quick Wins untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

20 August 2026 - 19:12 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Percepatan Ekonomi, Fokus Sektor Penggerak

19 August 2026 - 19:28 WIB

Bappeda Sumenep Bawa Semangat Kemerdekaan dalam Perencanaan Pembangunan

18 August 2026 - 18:46 WIB

Trending on Nasional