Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Jatim

Bedah Instrumen Akreditasi RA, Kemenag Sumenep Tekankan Keikhlasan dan Kompetensi Guru

badge-check


					Bedah Instrumen Akreditasi RA, Kemenag Sumenep Tekankan Keikhlasan dan Kompetensi Guru Perbesar

SUMENEP – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan pentingnya keikhlasan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Hal itu disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) Raudhatul Athfal (RA) sekaligus membuka kegiatan Bedah Instrumen Akreditasi di Aula Al Ikhlas Kemenag Sumenep, Kamis (18/6).

Menurut Abdul Wasid, profesi guru tidak sekadar menjadi pekerjaan, tetapi merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai ibadah. Karena itu, setiap guru dituntut menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

“Keikhlasan harus menjadi dasar dalam mendidik. Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mengabdi untuk mencetak generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Selain keikhlasan, guru juga harus memiliki empat kompetensi utama, yakni kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut dinilai menjadi syarat penting untuk mewujudkan proses pendidikan yang efektif dan bermutu.

Abdul Wasid juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai spiritualitas dalam diri seorang pendidik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, sehingga tidak cukup hanya mentransfer ilmu pengetahuan.

“Guru harus memiliki kekuatan spiritual yang baik. Dengan begitu, ilmu yang diberikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga mampu membentuk akhlak dan karakter peserta didik,” katanya.

Melalui kegiatan bedah instrumen akreditasi ini, pihaknya berharap para guru dan pengelola RA semakin memahami standar mutu pendidikan yang menjadi indikator dalam proses akreditasi lembaga.

“Kami berharap seluruh RA di Kabupaten Sumenep semakin siap menghadapi akreditasi dan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang unggul, profesional, serta berdaya saing,” pungkasnya. (*/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun

25 August 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Percepatan Ekonomi, Fokus Sektor Penggerak

19 August 2026 - 19:28 WIB

Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan

6 July 2026 - 12:00 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten

29 June 2026 - 06:46 WIB

Trending on Jatim