MASALAMBU – Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah kepulauan kembali digencarkan. Puluhan pelaku UMKM di Desa Masalima, Kecamatan/Pulau Masalembu, Sumenep, menerima bantuan modal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep. Penyaluran dilakukan melalui pemerintah desa setempat sebagai upaya memperkuat ekonomi warga di daerah terpencil.
Kepala Desa Masalima Darussalam mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang selama ini berjalan dengan keterbatasan permodalan.

“Bantuan dari Baznas ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga,” ujarnya, Selasa (9/12).
Menurutnya, sebanyak 16 pelaku UMKM tercatat sebagai penerima. Masing-masing mendapat suntikan modal Rp 1 juta untuk mendukung aktivitas produksi dan pengembangan usaha kecil.
Darussalam menambahkan, UMKM itu menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat Masalembu. Karena itu, penguatan permodalan dipandang penting agar pelaku usaha tetap bertahan dan mampu meningkatkan pendapatan.
“UMKM adalah salah satu tulang punggung ekonomi warga. Bantuan ini bentuk kepedulian untuk memperkuat kemandirian masyarakat,” imbuhnya.
Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman menuturkan, pemberian bantuan modal merupakan program berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat melalui sektor usaha produktif.
“Bantuan ini diberikan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil,” jelasnya.
Alumni Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar itu menyatakan, Baznas Sumenep berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Semoga UMKM di Sumenep terus meningkat secara pendapatan,” tandasnyq. (*/nta)














