SUMENEP – Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan keterbukaan informasi publik. Terbaru, lembaga tersebut menjalin kerja sama dengan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura melalui kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Rabu (22/4).
Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus UNIBA Madura itu dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KI Sumenep dan pihak kampus. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperluas literasi keterbukaan informasi publik, khususnya di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.

Divisi Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KI Sumenep Ahmad Ainol Horri menegaskan, bahwa peran KI tidak hanya sebatas menyelesaikan sengketa informasi. Menurutnya, KI juga memiliki tanggung jawab dalam melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Selain itu, KI juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi oleh badan publik,” ujarnya.
Mantan jurnalis tersebut menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendorong transparansi. Kampus, kata dia, merupakan ruang penting untuk menanamkan nilai-nilai keterbukaan sejak dini.
“Karena itu, kami menggandeng UNIBA untuk bersama-sama mendorong keterbukaan informasi publik,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KI Sumenep Moh Rifai mengapresiasi dukungan pihak kampus dalam kegiatan tersebut. Dia berharap sinergi yang terbangun dapat berlanjut melalui berbagai program edukasi ke depan.
“Dengan kolaborasi ini, kesadaran akan pentingnya keterbukaan informasi publik diharapkan semakin meningkat, khususnya di lingkungan akademik,” katanya.
Rektor UNIBA Madura Rachmad Hidayat menyambut positif langkah KI Sumenep. Dia menegaskan komitmen kampusnya untuk mendukung peningkatan pemahaman mahasiswa terkait keterbukaan informasi publik.
Menurutnya, sebagai institusi pendidikan yang didirikan Achsanul Qosasi, UNIBA Madura memiliki komitmen kuat dalam penguatan literasi hukum dan demokrasi di kalangan generasi muda.
“Kami sangat terbuka. Jika KI Sumenep ingin menggelar kegiatan serupa, kami siap,” tegasnya. (*/nta)











