Menu

Dark Mode
Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih Tujuh ASN Kemenag Sumenep Terima SK Kenaikan Pangkat saat Apel Pagi Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi Kamenag Abdul Wasid Tekankan Peran Orang Tua Jaga Hafalan Al-Qur’an Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Jatim

Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Diskominfo Sumenep Bekali OPD Antisipasi Serangan Siber

badge-check


					SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo Perbesar

SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo

SUMENEP – Ancaman siber terhadap sistem informasi pemerintahan kian kompleks. Untuk memperkuat ketahanan dan keamanan data daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Deteksi dan Penanganan Insiden Siber, Rabu (12/11).

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Diskominfo itu diikuti delegasi dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka dibekali kemampuan teknis mendeteksi, mencegah, dan menangani insiden siber yang berpotensi mengganggu layanan publik.

Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi menegaskan, peningkatan kapasitas SDM aparatur di bidang keamanan informasi merupakan kebutuhan mendesak. “Setiap OPD punya tanggung jawab menjaga keamanan data dan memastikan keberlangsungan layanan digitalnya,” ujarnya.

Menurut Indra, digitalisasi pemerintahan harus dibarengi kesadaran dan keterampilan teknis agar tidak menjadi celah serangan siber. Karena itu, bimtek ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan aparatur dalam menerapkan mekanisme deteksi dini serta mitigasi risiko siber di lingkungan kerja masing-masing.

“Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan digital yang aman, andal, dan terpercaya,” imbuhnya.

Indra menambahkan, Diskominfo berkomitmen memperkuat koordinasi antar-OPD dan mendorong penerapan kebijakan keamanan informasi yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah.

“Langkah ini bagian dari transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik sekaligus perlindungan data pemerintah daerah,” tegasnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Bidang TI dan Persandian Diskominfo itu juga diikuti secara daring oleh Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jawa Timur, Achmad Fadlil Chusni.

Dalam sesi praktik, peserta dibimbing langsung oleh pemateri dari Diskominfo Jatim, yakni Devi Ari Luthfianto dan Taufiq Ramadhani. Tujuannya, untuk memahami teknis penanganan insiden siber menggunakan perangkat masing-masing. (*/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih

13 May 2026 - 08:24 WIB

Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi

3 May 2026 - 07:31 WIB

Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa

30 April 2026 - 12:39 WIB

market day fies sumenep

KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

22 April 2026 - 17:28 WIB

Bekali Siswa FIES Sumenep Hadapi Pubertas, RS BHC Gelar Edukasi

14 April 2026 - 14:06 WIB

Trending on Jatim