Menu

Dark Mode
Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten Ruang Fiskal Turun, Bappeda Pacu Efektivitas APBD untuk Jaga Laju Pembangunan Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

Jatim

Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Diskominfo Sumenep Bekali OPD Antisipasi Serangan Siber

badge-check


					SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo Perbesar

SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo

SUMENEP – Ancaman siber terhadap sistem informasi pemerintahan kian kompleks. Untuk memperkuat ketahanan dan keamanan data daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Deteksi dan Penanganan Insiden Siber, Rabu (12/11).

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Diskominfo itu diikuti delegasi dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka dibekali kemampuan teknis mendeteksi, mencegah, dan menangani insiden siber yang berpotensi mengganggu layanan publik.

Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi menegaskan, peningkatan kapasitas SDM aparatur di bidang keamanan informasi merupakan kebutuhan mendesak. “Setiap OPD punya tanggung jawab menjaga keamanan data dan memastikan keberlangsungan layanan digitalnya,” ujarnya.

Menurut Indra, digitalisasi pemerintahan harus dibarengi kesadaran dan keterampilan teknis agar tidak menjadi celah serangan siber. Karena itu, bimtek ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan aparatur dalam menerapkan mekanisme deteksi dini serta mitigasi risiko siber di lingkungan kerja masing-masing.

“Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan digital yang aman, andal, dan terpercaya,” imbuhnya.

Indra menambahkan, Diskominfo berkomitmen memperkuat koordinasi antar-OPD dan mendorong penerapan kebijakan keamanan informasi yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah.

“Langkah ini bagian dari transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik sekaligus perlindungan data pemerintah daerah,” tegasnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Bidang TI dan Persandian Diskominfo itu juga diikuti secara daring oleh Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jawa Timur, Achmad Fadlil Chusni.

Dalam sesi praktik, peserta dibimbing langsung oleh pemateri dari Diskominfo Jatim, yakni Devi Ari Luthfianto dan Taufiq Ramadhani. Tujuannya, untuk memahami teknis penanganan insiden siber menggunakan perangkat masing-masing. (*/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan

6 July 2026 - 12:00 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten

29 June 2026 - 06:46 WIB

Ruang Fiskal Turun, Bappeda Pacu Efektivitas APBD untuk Jaga Laju Pembangunan

29 June 2026 - 06:34 WIB

Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

28 June 2026 - 07:18 WIB

Trending on Jatim