Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Jatim

Perkuat Keamanan Sistem Informasi, Diskominfo Sumenep Bekali OPD Antisipasi Serangan Siber

badge-check


					SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo Perbesar

SERIUS: Para aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar Diskominfo Sumenep. FOTO/Diskominfo

SUMENEP – Ancaman siber terhadap sistem informasi pemerintahan kian kompleks. Untuk memperkuat ketahanan dan keamanan data daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Deteksi dan Penanganan Insiden Siber, Rabu (12/11).

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Diskominfo itu diikuti delegasi dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka dibekali kemampuan teknis mendeteksi, mencegah, dan menangani insiden siber yang berpotensi mengganggu layanan publik.

Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi menegaskan, peningkatan kapasitas SDM aparatur di bidang keamanan informasi merupakan kebutuhan mendesak. “Setiap OPD punya tanggung jawab menjaga keamanan data dan memastikan keberlangsungan layanan digitalnya,” ujarnya.

Menurut Indra, digitalisasi pemerintahan harus dibarengi kesadaran dan keterampilan teknis agar tidak menjadi celah serangan siber. Karena itu, bimtek ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan aparatur dalam menerapkan mekanisme deteksi dini serta mitigasi risiko siber di lingkungan kerja masing-masing.

“Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan digital yang aman, andal, dan terpercaya,” imbuhnya.

Indra menambahkan, Diskominfo berkomitmen memperkuat koordinasi antar-OPD dan mendorong penerapan kebijakan keamanan informasi yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah.

“Langkah ini bagian dari transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik sekaligus perlindungan data pemerintah daerah,” tegasnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Bidang TI dan Persandian Diskominfo itu juga diikuti secara daring oleh Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jawa Timur, Achmad Fadlil Chusni.

Dalam sesi praktik, peserta dibimbing langsung oleh pemateri dari Diskominfo Jatim, yakni Devi Ari Luthfianto dan Taufiq Ramadhani. Tujuannya, untuk memahami teknis penanganan insiden siber menggunakan perangkat masing-masing. (*/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun

25 August 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Percepatan Ekonomi, Fokus Sektor Penggerak

19 August 2026 - 19:28 WIB

Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan

6 July 2026 - 12:00 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten

29 June 2026 - 06:46 WIB

Trending on Jatim