SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi mendalam atas penetapan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional.
Menurutnya, keputusan pemerintah pusat tersebut menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Madura.

Bupati Fauzi menuturkan, kedua tokoh besar Nahdlatul Ulama itu memiliki rekam jejak perjuangan yang tidak hanya berpengaruh dalam ranah keagamaan, tetapi juga pada perjalanan kebangsaan Indonesia.
“Syaikhona Kholil adalah guru para ulama, sedangkan Gus Dur merupakan simbol demokrasi dan kemanusiaan. Penetapan ini sangat layak dan membanggakan,” ujarnya.
Dia mengatakan, pengakuan negara terhadap dua figur penting itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi, persatuan, dan karakter keislaman yang moderat.
Menurut Fauzi, warisan pemikiran serta perjuangan keduanya harus terus dikawal dan ditanamkan kepada generasi muda.
“Selain menjadi kebanggaan, ini juga pengingat bagi kita bahwa nilai-nilai yang mereka ajarkan harus terus hidup. Bukan sekadar dikenang,” tegasnya.
Bupati Fauzi berharap penetapan tersebut mampu memantik semangat masyarakat Madura untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa serta merawat warisan moral dan intelektual dua pahlawan nasional tersebut. (sil/nta)














