SUMENEP – Teriakan semangat terdengar di arena laga saat nama Fethum Muxin Al-Katiri disebut sebagai wakil Jawa Timur di partai final cabang pencak silat Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
Meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), pesilat asal Sumenep itu tetap menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet medali perak untuk daerahnya.

Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Orang nomor satu di Pemkab Sumenep itu mengaku bangga atas perjuangan Fethum yang dinilai telah membawa nama baik kabupaten di kancah nasional.
“Saya merasa bangga dan mengucapkan selamat kepada Fethum Muxin. Meskipun hanya meraih perak, itu tetap kebanggaan besar bagi Kabupaten Sumenep,” ujar Fauzi, Sabtu (8/11).
Bupati dua periode itu menegaskan, apa yang diraih Fethum mencerminkan semangat juang, kedisiplinan, dan kerja keras generasi muda Sumenep. Ia menilai prestasi semacam ini patut dijadikan teladan bagi para pelajar dan atlet daerah lainnya.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelajar di Sumenep agar tidak berhenti bermimpi dan berjuang meraih prestasi terbaik untuk daerahnya,” tambahnya.
Fethum sendiri dikenal sebagai sosok pesilat yang ulet dan rendah hati. Sehari-hari, ia tak hanya berlatih untuk memperkuat teknik dan fisiknya, tetapi juga aktif membina pesilat muda di Sumenep. Upayanya dalam membimbing generasi penerus menjadi bukti kecintaannya pada dunia pencak silat dan tanah kelahirannya.
Tak sedikit anak muda yang terinspirasi oleh kegigihan Fethum. Baginya, kemenangan bukan sekadar soal medali, melainkan tentang mengharumkan nama daerah dan mengajarkan arti pantang menyerah.
“Menang bukan tujuan akhir, tapi bukti dari proses panjang dan kerja keras. Saya ingin anak-anak Sumenep percaya bahwa mereka juga bisa berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Fethum dalam sebuah kesempatan.
Prestasi Fethum di Popnas 2025 menjadi penanda bahwa semangat olahraga di Kabupaten Sumenep terus tumbuh. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet muda yang membawa nama Sumenep bersinar di pentas nasional bahkan internasional. (vin/nta)














