Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Nasional

WTP Kesembilan Beruntun, Bappeda Sumenep Jadikan Momentum Perkuat Kualitas Pembangunan

badge-check


					WTP Kesembilan Beruntun, Bappeda Sumenep Jadikan Momentum Perkuat Kualitas Pembangunan Perbesar

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut, daerah berjuluk Kota Keris itu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diterima pada Selasa (26/5). Raihan itu melanjutkan catatan positif Pemkab Sumenep yang konsisten memperoleh opini tertinggi dalam audit laporan keuangan sejak tahun anggaran 2017 hingga 2025.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa opini WTP tidak sekadar menjadi simbol keberhasilan administratif dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi energi positif untuk terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan yang efektif, terukur, dan akuntabel.

“Raihan WTP ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, khususnya dalam perencanaan pembangunan. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah,” ujarnya.

Arif menjelaskan, tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan. Dengan pengelolaan anggaran yang transparan dan sesuai ketentuan, pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih kuat untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target yang telah direncanakan.

Sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam penyusunan perencanaan pembangunan, Bappeda akan terus memperkuat sinkronisasi program lintas sektor. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan berjalan lebih efektif dalam menjawab tantangan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Menurut Arif, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sumenep dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, prestasi itu harus diiringi peningkatan kualitas pembangunan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Prestasi ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Kami ingin menjadikan tata kelola yang baik sebagai landasan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666

23 August 2026 - 19:49 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Quick Wins untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

20 August 2026 - 19:12 WIB

Bappeda Sumenep Bawa Semangat Kemerdekaan dalam Perencanaan Pembangunan

18 August 2026 - 18:46 WIB

Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

30 June 2026 - 04:03 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Trending on Jatim