Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Jatim

Tak Cuma MBG, Haji Her Sisipkan Rp 50 Ribu per Siswa

badge-check

BANGKALAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, kembali bikin kejutan. Tak hanya membagikan makanan bergizi, mitra SPPG Pangeleyan, H. Khoirul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, menyelipkan uang tunai Rp 50 ribu di setiap porsi untuk siswa penerima manfaat.

Tambahan tersebut mulai dibagikan Rabu (25/2) dan direncanakan berlangsung hingga 16 Maret 2026, menyesuaikan hari aktif sekolah menjelang libur Idul Fitri.

Kepala SPPG Desa Pangeleyan, Fathurrosi Ali, menjelaskan pembagian dilakukan secara bergiliran. Setiap hari, lima sekolah mendapat giliran menerima tambahan uang tunai tersebut.

“Sistemnya sesuai arahan mitra, Haji Her. Hari ini lima sekolah, besok lima sekolah lainnya. Begitu seterusnya sampai tanggal 16 Maret,” jelasnya.

Pada hari pertama, sebanyak 368 siswa dari lima sekolah menerima manfaat. Jumlah itu dipastikan berubah setiap hari karena masing-masing sekolah memiliki jumlah siswa berbeda.

Saat ini, SPPG Pangeleyan menangani 21 sekolah. Sebanyak 17 sekolah sudah aktif, pekan depan bertambah menjadi 19 sekolah. Dua sekolah lainnya masih libur dan dijadwalkan masuk kembali pada 4 April.

Secara keseluruhan, total penerima manfaat MBG di dapur SPPG Pangeleyan mencapai 2.353 siswa per hari. Dengan sistem bergilir, ribuan siswa dipastikan akan menerima tambahan Rp 50 ribu setidaknya satu kali selama periode tersebut.

Haji Her menegaskan, pemberian uang tunai itu murni dari dana pribadinya. Tidak ada kaitan dengan anggaran program MBG.

“Program MBG tetap berjalan sesuai aturan. Uang Rp 50 ribu itu di luar program, dari saya pribadi. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, saya ingin anak-anak ikut merasakan kebahagiaan dan punya tambahan untuk kebutuhan sekolah atau membantu orang tua,” ujarnya.

Menurutnya, langkah itu semata-mata bentuk kepedulian dan penyemangat agar siswa terus rajin belajar.

Dengan tambahan tersebut, MBG di Desa Pangeleyan tak hanya menjadi sarana pemenuhan gizi, tetapi juga menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bangkalan. (*/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun

25 August 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Percepatan Ekonomi, Fokus Sektor Penggerak

19 August 2026 - 19:28 WIB

Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan

6 July 2026 - 12:00 WIB

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten

29 June 2026 - 06:46 WIB

Trending on Jatim