Menu

Dark Mode
Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih Tujuh ASN Kemenag Sumenep Terima SK Kenaikan Pangkat saat Apel Pagi Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi Kamenag Abdul Wasid Tekankan Peran Orang Tua Jaga Hafalan Al-Qur’an Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Jatim

Sosialisasi Empat Pilar, Lia Istifhama Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

badge-check


					Sosialisasi Empat Pilar, Lia Istifhama Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Perbesar

SURABAYA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Lia Istifhama menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Kantor DPD RI Jawa Timur, Surabaya, Minggu (15/3). Kegiatan bertema Perkuat Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045 itu diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Lia menegaskan pentingnya penguatan pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, empat pilar tersebut merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Empat pilar ini bukan sekadar konsep. Nilai-nilainya harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lia dalam pemaparannya.

Dia menjelaskan, penguatan nilai kebangsaan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama kepada generasi muda. Hal itu penting agar masyarakat memiliki kesadaran kuat terhadap identitas dan jati diri bangsa.

Lia juga menilai bahwa pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan teknologi. Menurutnya, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan fondasi kebangsaan yang kokoh.

“Tanpa kesadaran kolektif terhadap nilai persatuan, pembangunan nasional akan sulit berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Lia menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kata dia, menjadi perekat sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Namun semuanya dipersatukan oleh nilai-nilai kebangsaan yang sama. Inilah kekuatan Indonesia,” tegasnya.

Pada sesi diskusi, peserta juga diberi kesempatan menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait tantangan kebangsaan di era digital, termasuk isu toleransi, persatuan, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara. Melalui sosialisasi tersebut diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan semakin kuat sebagai landasan menuju Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing pada 2045. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih

13 May 2026 - 08:24 WIB

Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi

3 May 2026 - 07:31 WIB

Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa

30 April 2026 - 12:39 WIB

market day fies sumenep

KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

22 April 2026 - 17:28 WIB

Bekali Siswa FIES Sumenep Hadapi Pubertas, RS BHC Gelar Edukasi

14 April 2026 - 14:06 WIB

Trending on Jatim