Menu

Dark Mode
Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih Tujuh ASN Kemenag Sumenep Terima SK Kenaikan Pangkat saat Apel Pagi Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi Kamenag Abdul Wasid Tekankan Peran Orang Tua Jaga Hafalan Al-Qur’an Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Jatim

Legislator Demokrat Desak Pansel Sekda Berlaku Fair; Tidak Ada Katrol Nilai

badge-check


					Legislator Demokrat Desak Pansel Sekda Berlaku Fair; Tidak Ada Katrol Nilai Perbesar

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep meminta Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep bekerja secara objektif dan transparan.

Pernyataan itu disampaikan legislator Demokrat Ahmad Jazuli. Dia mengingatkan agar proses seleksi tidak sekadar formalitas dan bebas dari praktik pengaturan nilai.

Peringatan itu menyusul pengumuman delapan pelamar calon sekretaris daerah (sekda) yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Delapan nama tersebut adalah Arif Firmanto, R. Abd. Rahman Riadi, Eri Susanto, Agus Dwi Saputra, Achmad Dzulkarnain, Chainur Rasyid, Ferdiansyah Tetrajaya, dan Mohamad Iksan.

Menurut Jazuli, lolosnya delapan kandidat ke tahap berikutnya harus diikuti dengan proses uji kompetensi yang akuntabel. Ia menegaskan, tahapan penilaian memiliki konsekuensi besar terhadap kualitas birokrasi daerah ke depan.

“Uji kompetensi yang dijadwal di BKD Jawa Timur Rabu (4/2/2026) itu harus berjalan sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Jazuli, Selasa (3/2/2026).

Dia mendesak pansel bersikap adil dalam menilai seluruh kandidat. Jazuli mengingatkan agar tidak ada praktik “katrol nilai” atau keberpihakan terselubung yang mencederai prinsip meritokrasi dalam seleksi jabatan strategis tersebut.

“Penilaian harus fair. Tidak boleh ada katrol nilai,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep tersebut.

Jazuli menilai jabatan sekretaris daerah bukan sekadar posisi administratif, melainkan pengendali utama roda pemerintahan daerah. Karena itu, proses seleksi harus benar-benar menghasilkan figur yang kompeten, berintegritas, dan bebas dari kepentingan politik jangka pendek.

DPRD, kata dia, akan terus memantau jalannya seleksi sekda hingga tahap akhir. Pengawasan itu dilakukan untuk memastikan proses berjalan transparan dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sumenep Fokus Tingkatkan Layanan Publik yang Bersih

13 May 2026 - 08:24 WIB

Kemenag Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi

3 May 2026 - 07:31 WIB

Gelar Market Day, FIES Sumenep Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini kepada Siswa

30 April 2026 - 12:39 WIB

market day fies sumenep

KI Sumenep Gandeng UNIBA, Genjot Literasi Keterbukaan Informasi Publik

22 April 2026 - 17:28 WIB

Bekali Siswa FIES Sumenep Hadapi Pubertas, RS BHC Gelar Edukasi

14 April 2026 - 14:06 WIB

Trending on Jatim