Menu

Dark Mode
Awali Pekan Kerja, Kemenag Sumenep Gelar Istigasah Rutin Perkuat Spirit Pelayanan Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten Ruang Fiskal Turun, Bappeda Pacu Efektivitas APBD untuk Jaga Laju Pembangunan Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

Pemerintahan

Arif Firmanto: Bulan Bung Karno Jadi Ruang Meneladani Semangat Persatuan

badge-check


					Arif Firmanto: Bulan Bung Karno Jadi Ruang Meneladani Semangat Persatuan Perbesar

SUMENEP Peringatan Bulan Bung Karno tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan semata. Momentum tersebut perlu dimaknai sebagai ruang refleksi untuk meneladani pemikiran dan semangat perjuangan Sang Proklamator dalam menjawab tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., saat menghadiri kegiatan Doa untuk Bung Karno yang digelar DPD KNPI Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (2/6/2026) malam.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta delegasi organisasi kepemudaan.

Menurut Arif Firmanto, Bulan Bung Karno harus menjadi sarana pembelajaran bersama agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya mengenang Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan, tetapi juga memahami gagasan besar yang diwariskannya kepada bangsa Indonesia.

“Peringatan Bulan Bung Karno harus menjadi ruang pembelajaran bersama. Kita tidak hanya mengenang sosok Bung Karno sebagai proklamator, tetapi juga memahami gagasan, semangat persatuan, dan kecintaannya terhadap bangsa yang patut diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Arif menilai, salah satu warisan terbesar Bung Karno adalah kemampuannya menyatukan keberagaman Indonesia dalam satu identitas kebangsaan. Di tengah perbedaan suku, agama, bahasa, dan budaya, Bung Karno berhasil menanamkan semangat persatuan yang menjadi fondasi kokoh berdirinya Republik Indonesia.

Karena itu, nilai persatuan tersebut harus terus dijaga dan diperkuat di tengah berbagai tantangan sosial, politik, dan budaya yang berkembang saat ini. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu.

“Bangsa ini berdiri karena kerja keras dan pengorbanan para pendahulu. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga warisan tersebut dengan memperkuat persaudaraan, mengedepankan gotong royong, dan berkontribusi positif bagi pembangunan,” katanya.

Arif menambahkan, bentuk perjuangan generasi saat ini berbeda dengan masa merebut kemerdekaan. Jika dahulu para pahlawan berjuang di medan perang, maka generasi sekarang dituntut mengisi kemerdekaan melalui karya, prestasi, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jika dahulu para pejuang mempertahankan kemerdekaan dengan tenaga dan pengorbanan jiwa, maka generasi saat ini harus mengisinya melalui karya, prestasi, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, dia menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari generasi muda, akademisi, tokoh masyarakat hingga dunia usaha.

Semangat gotong royong yang selalu digaungkan Bung Karno, lanjutnya, harus terus dihidupkan sebagai modal sosial untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

“Merawat Indonesia tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan daerah yang maju, harmonis, dan berdaya saing,” pungkasnya. (sil/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

SDM Unggul Jadi Kunci Sumenep Tembus Daya Saing Global

29 June 2026 - 07:54 WIB

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, IPM Sumenep Naik Konsisten

29 June 2026 - 06:46 WIB

Ruang Fiskal Turun, Bappeda Pacu Efektivitas APBD untuk Jaga Laju Pembangunan

29 June 2026 - 06:34 WIB

Komitmen Pemkab Sumenep Berbuah Hasil, Penurunan Emisi GRK Terus Meningkat

28 June 2026 - 07:18 WIB

Strategi Pembangunan Lima Tahun Disiapkan, Bappeda Fokus SDM hingga Investasi Berkualitas

27 June 2026 - 16:21 WIB

Trending on Pemerintahan