SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Desa Pandian, Minggu (10/11). Upacara tersebut diikuti ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pejuang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa mereka.

Dalam amanatnya, KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa Hari Pahlawan tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini harus menjadi momentum untuk meneladani nilai perjuangan dan pengabdian para pahlawan bangsa.
“Ini saatnya kita menyalakan kembali api pengabdian dan semangat berjuang untuk bangsa,” ujarnya.
Wakil bupati yang juga Ketua DPC PKB Sumenep itu menilai, semangat kepahlawanan bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk di era sekarang, bukan lagi melalui pertempuran di medan perang, melainkan lewat kerja keras, ketulusan, dan dedikasi dalam membangun daerah.
“Semangat para pahlawan yang dulu melawan penjajah harus ditransformasikan menjadi kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Kiai Imam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani sikap patriotisme para pejuang dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, semangat pahlawan harus menjadi energi kolektif dalam membangun Sumenep agar semakin maju dan beradab.
“Kemerdekaan ini diraih dengan perjuangan berdarah-darah. Mari kita isi dengan pengabdian dan gotong royong agar Sumenep menjadi daerah yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. (sil/nta)














