SUMENEP – Isu pergantian atau pergeseran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kian santer terdengar dalam beberapa pekan terakhir ini. Namun, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa hingga kini belum ada rencana mutasi.
“Belum ada mutasi,” tegasnya.

Menurut Fauzi, rotasi jabatan dalam birokrasi adalah hal yang wajar. Meski begitu, dirinya menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak larut dalam isu-isu yang tidak jelas.
“Mutasi itu hal wajar dalam birokrasi. Tapi jangan sampai ASN menunggu sibuk-nunggu atau berspekulasi. Yang lebih penting saat ini adalah bekerja sesuai tupoksi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, mutasi pejabat tetap diperlukan dalam rangka penyegaran birokrasi. Namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, bukan karena dorongan isu.
“Mutasi akan dilakukan jika memang dibutuhkan organisasi, bukan sekedar memenuhi isu,” tegasnya lagi.
Oleh karena itu, bupati menegaskan bahwa mutasi tidak akan dilakukan sebelum ada penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Bupati juga mengingatkan para ASN agar tetap fokus pada tugas utama, yakni memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“ASN jangan mudah mempengaruhi kabar yang tidak jelas. Mari kita fokus bekerja untuk kepentingan rakyat,” tutupnya. (sil/nta)














