Menu

Dark Mode
Laba RANS Naik 12,5 Persen, Pendapatan Justru Menurun Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik Hasto Sebut Achmad Fauzi Layak Masuk Bursa Pilgub Jatim 2029 IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Bidik 6.666 SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

Pemerintahan

Strategi Pembangunan Lima Tahun Disiapkan, Bappeda Fokus SDM hingga Investasi Berkualitas

badge-check


					Strategi Pembangunan Lima Tahun Disiapkan, Bappeda Fokus SDM hingga Investasi Berkualitas Perbesar

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan strategi pembangunan jangka menengah yang menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan selama lima tahun ke depan. Strategi tersebut dirancang untuk memastikan visi dan misi kepala daerah dapat diterjemahkan ke dalam program yang terukur, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto menjelaskan, strategi pembangunan dalam RPJMD 2025–2029 disusun secara komprehensif dengan memadukan perencanaan strategis dan perencanaan operasional. Perencanaan strategis diarahkan untuk mencapai visi dan misi kepala daerah, sedangkan perencanaan operasional difokuskan pada peningkatan kinerja pelayanan di setiap urusan pemerintahan.

“RPJMD menjadi pedoman pembangunan lima tahun ke depan. Seluruh strategi yang dirumuskan diarahkan agar tujuan dan sasaran pembangunan dapat tercapai secara efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Arif.

Menurut dia, terdapat tujuh strategi utama yang akan menjadi fokus pembangunan Kabupaten Sumenep. Pertama, meningkatkan produktivitas masyarakat melalui penguatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja.

Kedua, memperkuat harmonisasi sosial melalui pembangunan yang inklusif dan kolaboratif. Ketiga, memperluas perlindungan sosial yang adaptif dengan memastikan ketepatan data sasaran sehingga bantuan pemerintah lebih tepat guna.

Selanjutnya, pemerintah daerah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui penciptaan iklim investasi yang berkualitas serta peningkatan produktivitas ekonomi dari sektor hulu hingga hilir.

Di sisi tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi tetap menjadi prioritas. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sistem manajemen pemerintahan yang adaptif, transparan, berorientasi pada hasil, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif.

Selain itu, pembangunan infrastruktur akan diarahkan pada peningkatan konektivitas jalan, transportasi, telekomunikasi antarkawasan, serta perluasan akses energi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Seluruh strategi tersebut saling berkaitan. Tujuannya bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan menjaga keberlanjutan pembangunan daerah,” jelasnya.

Arif menambahkan, aspek lingkungan hidup juga menjadi perhatian penting dalam RPJMD 2025–2029. Pemerintah daerah akan memperkuat ekosistem lingkungan melalui peningkatan ketahanan air serta penguatan mitigasi dan penanggulangan bencana sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan strategi yang terarah dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target-target pembangunan Kabupaten Sumenep selama lima tahun mendatang dapat diwujudkan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bappeda Sumenep Siapkan Lima Langkah Perbaikan Pelayanan Publik

24 August 2026 - 20:53 WIB

SKM Semester I Bappeda Sumenep Capai 89,42, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik

22 August 2026 - 20:36 WIB

Usulan Pokir DPRD Sumenep Disiapkan Masuk Pembangunan 2027

22 August 2026 - 20:02 WIB

Bappeda Sumenep Aktifkan Lagi PosCurhat, Buka Ruang Aspirasi Warga

20 August 2026 - 19:40 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berbasis Potensi Lokal

20 August 2026 - 01:46 WIB

Trending on Pemerintahan