SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan laporan hasil reses kedua dalam rapat paripurna dewan, Rabu (1/4). Sejumlah aspirasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan (dapil) didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur, pertanian, hingga peningkatan layanan publik.
Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Darul Hasyim Fath mengungkapkan, bahwa pada Dapil I, masyarakat menaruh perhatian besar terhadap peningkatan pengaspalan jalan, termasuk jalan paving. Selain itu, akses jalan menuju sentra pertanian juga dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Sementara di Dapil II, persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama. Jalan penghubung Desa Kapedi menuju Kecamatan Lenteng dilaporkan rusak parah. Masyarakat juga mengusulkan bantuan rehabilitasi masjid dan musala serta kebutuhan alat pertanian yang masih minim.
“Di Dapil III, warga menginginkan perbaikan jalan desa dan jalan usaha tani. Selain itu, tempat ibadah di Desa Sentol Daya dan Pragaan Daya juga membutuhkan bantuan,” ujar Darul dalam penyampaian laporan.
Berlanjut ke Dapil IV, masyarakat berharap adanya peningkatan program rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan sarana air bersih dan MCK, serta penguatan modal UMKM. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga menjadi kebutuhan mendesak. Tak hanya itu, kondisi jalan kabupaten di Desa Duko menuju Desa Soddara dilaporkan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
Di Dapil V, aspirasi warga masih berkutat pada pengaspalan jalan dan perbaikan irigasi pertanian. Bantuan untuk mushola dan pesantren juga menjadi perhatian masyarakat setempat.
Untuk Dapil VI, masyarakat mengharapkan pelebaran jalan poros Gapura–Dungkek serta peningkatan bantuan bagi kelompok tani. Dukungan terhadap pesantren dan musala juga dinilai masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, di Dapil VII, persoalan infrastruktur di wilayah kepulauan seperti Gayam, Raas, dan Masalembu menjadi sorotan utama. Warga juga menekankan pentingnya jalan usaha tani, elektrifikasi di Pulau Masalembu, serta peningkatan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal kepulauan.
Adapun di Dapil VIII, masyarakat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah kepulauan. Selain itu, inovasi sektor pertanian di Kecamatan Arjasa serta peningkatan pelayanan kesehatan di RS Abuya Kangean, terutama terkait ketersediaan tenaga medis dan dokter spesialis, juga menjadi tuntutan utama.
Menutup penyampaiannya, Darul Hasyim Fath yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Sumenep menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut merupakan bentuk komitmen fraksi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Fraksi PDI Perjuangan tegak lurus atas nama rakyat dan tetap berpegang pada konstitusi, demi merawat cita-cita pertiwi,” pungkasnya. (*/nta)














