Menu

Dark Mode
MEC Sumenep 2026 Angkat Kemegahan Keraton Sumenep Wabup Sumenep Tekankan Jabatan sebagai Amanah Ainul Yakin Naik Jabatan, Resmi Jadi Camat Masalembu Bappeda Kawal Pemetaan Kebutuhan Infrastruktur Kepulauan Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah Jaga Hasil Pembangunan, Arif Firmanto Dorong Semangat Gotong Royong

Pemerintahan

Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pembangunan Kepulauan

badge-check


					Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pembangunan Kepulauan Perbesar

SUMENEP – Karakter Kabupaten Sumenep sebagai daerah yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan membutuhkan pola pembangunan yang tidak bisa disamakan. Pemerataan pembangunan menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam pemenuhan infrastruktur dasar dan konektivitas antarpulau.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto mengatakan, pembangunan wilayah kepulauan harus mendapat perhatian dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.

Menurut dia, persoalan kepulauan tidak hanya berkaitan dengan jarak geografis, tetapi juga menyangkut akses masyarakat terhadap layanan dasar. Mulai dari kesehatan, air bersih, pendidikan, hingga transportasi membutuhkan intervensi kebijakan yang sesuai dengan karakter wilayah.

“Sumenep secara geografis terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan. Tentu saja membutuhkan perhatian terutama untuk wilayah kepulauan,” kata Arif.

Dia menjelaskan, konektivitas menjadi salah satu persoalan penting yang perlu terus diperkuat. Akses transportasi laut, jalan di wilayah kepulauan, maupun konektivitas udara harus dibangun secara terintegrasi agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang semakin mudah.

Arif juga mendorong adanya dukungan pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis kepulauan. Di antaranya reaktivasi airstrip Masalembu serta percepatan pembangunan Bandara Kangean atau Bandara Arjasa.

Selain transportasi, persoalan air bersih juga menjadi perhatian. Kondisi geografis sejumlah wilayah kepulauan yang didominasi air asin membuat masyarakat rentan mengalami keterbatasan sumber daya air, terutama saat musim kemarau.

Karena itu, menurut Arif, pembangunan kepulauan harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan ekonomi berbasis kelautan juga menjadi bagian dari perhatian Bappeda. Potensi perikanan, pertanian, hingga ekonomi biru dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi baru apabila didukung konektivitas dan infrastruktur yang memadai.

“Pembangunan kepulauan diharapkan tidak lagi ditempatkan sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian integral dari strategi pembangunan Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (vin/nta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Wabup Sumenep Tekankan Jabatan sebagai Amanah

18 September 2026 - 01:26 WIB

Jaga Hasil Pembangunan, Arif Firmanto Dorong Semangat Gotong Royong

15 September 2026 - 03:07 WIB

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Karakter ASN Bappeda Sumenep

14 September 2026 - 01:18 WIB

Arif Firmanto: Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Data

13 September 2026 - 03:01 WIB

Bappeda Sumenep Kawal Pemetaan WP3K, Fokus Penguatan Infrastruktur dan Energi Kepulauan

13 September 2026 - 01:14 WIB

Trending on Pemerintahan